Berjalan Sesuai Yang Diinginkan

Akan tetapi tidak selamanya formasi yang diterapkan oleh arsene wenger tersebut bisa memberikan efek yang nyata dan hebat lantaran pelatih yang lahir di strasbourg perancis tanggal dua puluh dua (22) bulan oktober tahun seribu sembilan ratus empat puluh sembilan (1949) silam ini perlu untuk mengkompensasi alias menutup kekurangan tim arsenal terutama dibagian serangan pada musim berita bola indonesia berikutnya. Pada akhirnya arsene wenger perlu mengandalkan timnya kepada sosok pemain bertahan atau bek dengan segudang pengalaman guna mengatur pertandingan penting, dan bahkan arsenal sendiri saat itu hanya kebobolan tujuh belas (17) gol dari total tiga puluh delapan (38) laga dikompetisi liga primer inggris. Angka ini sangatlah bagus mengingat persaingan yang ketat ditambah jadwal pertandingan tim inggris yang sangat padat lantaran mereka kerap harus memainkan satu buah turnamen tambahan, dan juga tidak mendapat jatah libur natal dan tahun baru layaknya liga lain dieropa. Banyak pelatih yang menyampaikan kritik mereka terkait pihak penyelenggara yang terlalu mementingkan keuntungan dari sini.

Kemudian pada musim sepakbola tahun dua ribu lima hingga dua ribu enam (2005 – 2006) berikutnya, berbagai macam klub berita bola dunia yang mengikuti liga primer inggris ini semakin banyak yang menerapkan formasi empat lima satu (4-5-1) dalam setiap laga guna mengatur aliran pergerakan bola mereka. Arsene wenger sendiri pernah mengatakan sebelumnya bahwa ia tidak akan pernah menerapkan formasi yang cenderung bernilai negatif dan mempertontonkan gaya mengolah si kulit bundar yang tidak menarik lantaran besarnya perhatian yang dicurahkan terhadap pertahanan dan mengandalkan serangan balik saja. Akan tetapi pada akhirnya pelatih yang pernah membesut mulhouse, rc strasbourg, as monaco, serta nagoya grampus eight ini juga menerapkan pemosisian serupa untuk the gunners terutama di liga champions eropa karena besarnya pertaruhan dikompetisi tertinggi klub benua biru tersebut dan juga guna menyimpan tenaga penyerangnya alasan keuangan yang ketat.

Pada sebuah pertandingan berita bola yang dilangsungkan antara arsenal yang dilatih oleh arsene wenger melawan wakil dari bundesliga jerman borussia monchengladback ditahun seribu sembilan ratus sembilan puluh enam (1996) silam, pelatih berjuluk sang profesor tersebut yang baru saja mengambil alih tongkat kepelatihan dari pat rice mampu memerintahkan tim yang ia asuh itu untuk mengganti formasi yang kerap mereka gunakan, tiga lima dua (3-5-2) menjadi empat empat dua (4-4-2) lantaran arsene wenger memang menganggap 4-4-2 sebagai sebuah pola posisi yang sangat bagus dan mampu menutup berbagai macam kekurangan serta kekosongan yang ditinggalkan oleh lawan. Formasi tersebut memang bagus, terutama didalam video game dimana 4 orang pemain bertahan alias bek sangat diperlukan guna menahan laju serangan musuh namun dalam kehidupan nyata, tidak semuanya selalu berjalan sesuai yang diinginkan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *