Dan Tidak Lagi Prima

Selain itu ditanggal enam belas (16) bulan februari tahun dua ribu tujuh belas (2017) berikutnya edin dzeko lagi – lagi mampu menyumbangkan hat trick alias gelontoran tiga (3) buah gol kedalam gawnag lawan. Kala itu, pemain sepakbola profesional yang lahir tanggal tujuh belas (17) bulan maret tahun seribu sembilan ratus delapan puluh enam (1986) silam di sarajevo, SFR Yugoslavia dan berposisi sebagai seorang penyerang ini melakukan aksi menawan tersebut ketika membantu as roma mengalahkan wakil dari la liga spanyol, villareal. Dalam laga liga eropa leg pertama yang digelar distadion olimpico tersebut, edin dzeko dan kawan – kawan sukses menumpas perlawanan villareal dengan skor akhir empat kosong (4 – 0) tanpa balas. Villareal sendiri bukanlah sebuah tim yang kuat meskipun hanya didalam negeri saja dibandingkan duo real madrid dan barcelona namun sejatinya mereka memiliki kekuatan tempur yang tidak jauh berbeda dengan as roma. Akan tetapi perlu diingat juga disini bahwa edin dzeko memegang peranan yang penting dalam membantu timnya meraih kejayaan berita bola indonesia.

Lalu memasuki tanggal satu (1) bulan april tahun dua ribu tujuh belas (2017) berikutnya, edin dzeko sanggup menjadi pesepakbola milik as roma pertama sepanjang sejarah yang mampu tiga puluh tiga (33) kali menyarangkan si kulit bundar kedalam gawang lawan dalam jangka waktu semusim diseluruh kompetisi berita bola dunia yang mereka ikuti. Raihan yang sangat mengesankan ini membuat nama seorang edin dzeko berhasil melewati pencapaian tiga puluh dua (32) buah gol yang sebelumnya sama – sama dipegang oleh legenda as roma, rodolfo volk serta sang pangeran francesco totti. Alhasil, pemain sepakbola profesional yang memiliki tinggi badan seratus sembilan puluh tiga sentimeter (193 cm) ini mampu mengakhiri musim tersebut dengan catatan tiga puluh sembilan (39) buah gelontoran gol diseluruh kompetisi. Catatan impresif ini sekaligus juga mengirim sinyal kuat keklub italia lain bahwa as roma masih mampu bersaing dirinya pantas untuk diperhatikan.

Edin dzeko kemudian mencatatkan debut alias penampilan perdananya mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau dipentas serie a italia memperkuat as roma sekitar sepuluh (10) hari setelah kepindahannya dari manchester city di liga primer inggris. Saat itu, punggawa sekaligus kapten tim nasional bosnia dan herzegovina ini bertanding pada laga melawan hellas verona namun sayangnya dirinya tidak mampu menaikkan derajat serta performa as roma dan kedua belah tim harus bermain dengan skor imbang satu sama (1 – 1). Hellas verona sendiri bukanlah sebuah tim berita bola yang kuat ataupun memiliki sejarah panjang didunia pesepakbolaan namun pada kenyataannya, banyak sekali klub besar yang kerap tunduk dihadapan mereka. AS Roma sendiri kala itu tidak sedang berada dalam performa puncak mereka mengingat sang kapten francesco totti sudah memasuki usia tua dan tidak lagi prima.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *