Pemain Berkulit Hitam Lain

Saat itu benoit assou ekotto sempat memberikan pernyataannya mengenai tujuannya mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau pada sebuah sesi wawancara dengan media berita sepak bola indonesia dengan mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak pernah mau melakukan sebuah kemunafikan yang banyak dipraktikkan didalam olahraga sepakbola namun mungkin saja seorang pemain sepakbola profesional yang lahir di arras, perancis tanggal dua puluh empat (24) bulan maret tahun seribu sembilan ratus delapan puluh empat (1984) silam yang memiliki kewarganegaraan kamerun dan berposisi sebagai bek sayap kiri itu menjadi lebih bersyukur dengan apa yang dimiliki olehnya dan agak menahan diri tentang pandangan pribadinya terhadap sesuatu hal. Benoit assou ekotto juga mengaku bahwa dirinya sangat beruntung dan berterima kasih terhadap segala hal yang ia miliki, tapi pada akhirnya, sepakbola hanyalah sebuah pekerjaan bagi dirinya dan tentunya masih banyak lagi hal – hal didunia ini yang lebih penting untuk dilakukan ketimbang menendang bola kesana kemari saja.

Terakhir, benoit assou ekotto menutup pernyataannya yang agak kontroversial ini dengan mengatakan bahwa dirinya merasa para pesepakbola lain seharusnya bisa membuktikan pernyataan mereka masing – masing akan keputusan seseorang memperkuat sebuah tim berita bola dunia, terutama jika pemain tersebut mencium lambang klub yang ada dibagian dada seragamnya ketika menggelontorkan gol namun enam bulan (6) berselang, mereka langsung hengkang dari tim itu ke klub lain yang memberikan gaji lebih besar. Jadi yang dimaksud oleh pemain sepakbola profesional dengan tinggi badan seratus tujuh puluh delapan sentimeter (178 cm) yang satu ini adalah tidak seharusnya seseorang berakting seakan – akan mereka mencintai klubnya, karena salah satu contoh loyalitas seperti steven gerrard saja sempat mengajukan formulir perpindahan kepihak liverpool agar pemain yang terpeleset ini bisa memperkuat chelsea, namun keinginan itu ditolak the reds.

Melanjutkan komentarnya terkait keterangannya mengapa benoit assou ekotto lebih memilih untuk memperkuat tim nasional kamerun, mantan punggawa tottenham hotspur, lens, dan saint etienne yang kini membela metz dengan mengenakan seragam bernomor punggung tiga puluh dua (32) ini mengatakan bahwa ketika orang – orang bertanya kepada seorang pemuda seusianya diperancis sana tentang darimana mereka berasal, kebanyakan orang akan menjawab maroko, aljazair, kamerun, ataupun negara lainnya tapi apa yang membuat seorang benoit assou ekotto terkejut ketika ia hengkang ke daratan inggris dan menanyakan hal yang sama kepada pemain berkulit hitam lain seperti jermain defoe dan aaron lennon misalnya, kedua pesepakbola tersebut akan mengatakan bahwa mereka adalah orang inggris, dan itulah salah satu alasan mengapa benoit assou ekotto agaknya menyukai kehidupan ditanah ratu elizabeth tersebut berita bola.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *