Tidak Akan Bisa Berkembang

Kemudian pada tanggal dua belas (12) bulan mei tahun dua ribu tujuh belas (2017) berikutnya, pihak manajemen tottenham hotspur mengumumkan kepada para penggemar mereka bahwa pemain mereka son heung min telah memenangkan penghargaan berita sepak bola indonesia sebagai pesepakbola terbaik di liga primer inggris untuk bulan april kala itu dan ini adalah kali kedua pemain yang lahir di chuncheon, korea selatan ini lahir tanggal delapan (8) bulan juli tahun seribu sembilan ratus sembilan puluh dua (1992) silam tersebut memenangkan penghargaan serupa sekaligus menjadi satu – satunya pesepakbola yang mampu memenangkan kehormatan tersebut sebanyak dua kali (2) secara keseluruhan dimusim itu bahkan mengalahkan rekan setimnya yang juga sangat tajam didepan gawang lawan, harry kane. Prestasi membanggakan ini juga berkaca dari penampilannya bersama tottenham hotspur dimana ia kerap mencetak gol krusial namun juga selalu membantu tim dalam mengacak – acak lini pertahanan lawan serta menyumbangkan asis bagi rekan setimnya secara keseluruhan.

Begitu son heung min dikontrak oleh tottenham hotspur kala itu, pemain sepakbola yang memiliki tinggi badan seratus delapan puluh tiga sentimeter (183 cm) tersebut menjadi pesepakbola asal benua asia termahal didunia sepanjang sejarah, dan rekor berita bola dunia yang satu ini sebelumnya dipegang oleh hidetoshi nakata asal jepang yang diboyong oleh parma dari as roma di serie a italia dengan nilai transfer ketika itu mencapai dua puluh lima juta (25.000.000) euro, atau kurang lebih sekitar empat ratus tujuh milyar (407.000.000.000) setelah diubah kedalam nilai rupiah indonesia. Rekor yang cukup membanggakan ini juga menandakan bahwa pesepakbolaan benua asia sepertinya sudah mengalami perkembangan yang berarti dibandingkan masa – masa sebelumnya lantaran sejauh ini ada beberapa pesepakbola asal benua kita yang berlaga di liga top lain seperti shinji kagawa, yuto nagatomo, dan park ji sung bahkan namanya cukup dikenal.

Pada akhirnya, son heung min mampu menggelontorkan satu (1) buah gol dalam total enam (6) pertandingan bersama hamburger sv II sepanjang musim sepakbola tahun dua ribu sembilan hingga dua ribu sepuluh (2009 – 2010). Penampilan yang mampi diciptakan oleh punggawa tim nasional korea selatan ini memang nampaknya sangatlah sedikit namun perlu diingat juga bahwa kala itu ia masih berusia sangat muda, sekitar tujuh belas hingga delapan belas (17 – 18) tahun jadi wajar saja jika pelatih klub berita bola yang mengikuti penyelenggaraan bundesliga jerman itu belum sepenuhnya mempercayai sosok son heung min dibandingkan pemain lainnya yang lebih matang dan juga berpengalaman. Memberikan kesempatan bermain adalah salah satu hal terpenting yang bisa dilakukan oleh seorang pelatih dalam rangka mengembangkan bakat yang dimiliki oleh anak asuhnya lantaran mereka tidak akan bisa berkembang jika tidak turun langsung.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *